Tawaran Beasiswa S1 di Negeri "Lord of The Rings" Selandia Baru
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Oleh
Jon Moekidi
KABAR.PACIRAN.COM - Kamu memiliki impian bisa kuliah di negeri "Lord of The Rings", Selandia Baru? Tidak hanya keindahan alam, Selandia Baru juga merupakan salah satu negara yang mempunyai sistem pendidikan terbaik di dunia.
Tawaran beasiswa S1 luar negeri kali ini datang dari UC International First Year Scholarship. Beasiswa S1 ini ditujukan bagi pelajar internasional yang berminat melanjutkan kuliah di University of Canterbury, Selandia Baru.
Beasiswa ini dibuka setiap tahun dan batas waktu pendaftaran serta pengumpulan berkas masih terbuka hingga 31 Maret 2020.
University of Canterbury merupakan universitas tertua kedua di Selandia Baru (setelah University of Otago, Dunedin) dan didirikan alumni Universitas Oxford dan Cambridge pada tahun 1873.
Letak Universitas of Canterbury ini di Sub Urban Ilam, Christchurch City, tidak jauh dari pusat kota dan bandara.
Universitas ini merupakan salah satu universitas terbesar di Selandia Baru dengan jumlah sekitar 16.000 mahasiswa dan terdapat lebih dari 1.200 mahasiswa internasional berasal dari lebih dari 80 negara.
Cakupan Beasiswa
Terdapat kuota sebanyak 25 beasiswa diberikan untuk pelamar selama satu tahun dengan syarat lulus memenuhi persyaratan dan seleksi berlaku. Besar biaya diberikan yaitu dari mulai terkecil hingga besar:
• $10.000 atau sekitar Rp 140 juta
• $15.000 atau sekitar Rp 210 juta
• $20.000 atau sekitar Rp 280 juta
Prodi pilihan
Beasiswa S1 Selandia Baru ini memiliki sekitar 18 program Sarjana yang bisa kamu ikuti, diantaranya;
• Bachelor of Laws
• Bachelor of Fine Arts
• Bachelor of Criminal Justice
• Bachelor of Social Work with Honours
• Bachelor of Music
• Bachelor of Science
• Bachelor of Forestry Science
• Bachelor of Engineering with Honours
• Bachelor of Health Sciences
• Bachelor of Communication
• Bachelor of Education (Physical Education)
• Bachelor of Product Design
• Bachelor of Commerce
• Bachelor of Speech and Language Pathology with Honours
• Bachelor of Sport Coaching
• Bachelor of Teaching and Learning (Early Childhood)
• Bachelor of Teaching and Learning (Primary)
Persyaratan pendaftaran
Bukan merupakan warga negara atau pemegang visa tinggal di Selandia Baru atau Australia
Tidak sedang menempuh pendidikan pada University of Canterbury
Merupakan pelajar internasional, termasuk Indonesia
Memenuhi persyaratan pendaftaran program studi S1 di University of Canterbury yang dituju Admission to UC dengan pilih bagian International Students, dan
Memenuhi salah satu berkas persyaratan bahasa Inggris seperti:
• IELTS minimal 6.0 dengan rincian nilai minimal 5.5 di reading, writing, listening dan speaking.
• TOEFL IBT minimal 80 dengan rincian nilai minimal 19 di reading, writing dan listening.
• TOEFL PBT minimal 550 dan TWE minimal 4.5 atau dengan jumlah skor lain yang setara.
Dokumen dibutuhkan
1. Bukti berkas berkewarganegaraan seperti KTP/Paspor
2. Bukti keterlibatan dalam layanan masyarakat, memiliki kesulitan keuangan atau latar belakang etnis
3. Surat Rekomendasi
4. Transkrip nilai dari jenjang studi sebelumnya
Tahapan pendaftaran
1. Buatlah akun terlebih dahulu dengan mengisi data-data yang dibutuhkan. Kamu bisa mendaftar beasiswa dengan mengisi formulir pendaftaran online pada link berikut: https://myuc.canterbury.ac.nz/sso
2. Sebelum mendaftar Beasiswa S1 Selandia Baru oleh University of Canterbury, peserta harus mendaftar pada program studi S1 yang dipilih,
Lalu, pendaftaran dituju ke Admission to UC dengan pilih bagian International Students.
Untuk mengetahui lebih detail persyaratan dan dokumen tambahan yang diperlukan. Kamu bisa langsung mengunjungi laman resmi https://www.canterbury.ac.nz
Mulai 1 Juli 2024 Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan dapat digunakan sebagai Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP). Hari ini, Minggu (30/6), merupakan tenggat waktu mengintegrasikan NIK menjadi NPWP. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112 Tahun 2022 tentang Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah. Dengan demikian, format NPWP yang saat ini terdiri dari 15 digit hanya akan berlaku sampai hari ini. Kemudian, mulai 1 Juli 2024 akan menggunakan format baru yakni 16 digit. Pemadanan NIK dengan NPWP hanya berlaku bagi masyarakat yang telah memiliki NPWP. Wajib pajak yang baru akan mendaftar, nantinya bakal langsung terdaftar di NIK. Masyarakat harus memadankan NIK dan NPWP-nya pada hari ini agar tidak mengalami gangguan kendala dalam aktivitasnya. Pasalnya, mereka yang NIK nya belum terdaftar sebagai NPWP tidak bisa melakukan transaksi yang berhubungan dengan perpajakan. Berikut daftar layanan yang tak bisa dilakukan ji...
Oleh: Lailatus Syarifah Mahasiswa UNISLA II Paciran Sering nggak sih dengar kalau orang Lamongan pantang makan lele? Padahal banyak lho perantau Lamongan yang berjualan pecel lele, namun konon mereka pantang memakannya. Lalu bagaimana sejarah yang terdapat di balik kepercayaan itu? Pasti ada asal muasal lahirnya pantangan bagi masyarakat asli Lamongan untuk memakan ikan lele. Apakah semua warga Lamongan asli pantang memakannya ataukah hanya sebagian kecil masyarakat saja? Jika iya, di mana tepatnya desa yang dimaksud? Mari simak sejarah di balik pantangan makan ikan lele. Menurut Ranggawarsita (pujangga Jawa di Kasunanan Surakarta), serta beberapa sumber lain seperti cerita para sesepuh desa, didapatkan sejarah asal muasal pantangan makan ikan lele bagi masyarakat Lamongan. Cerita ini berawal ketika Sunan Giri III yang bernama Sedamargo melakukan penyebaran agama Islam ke desa-desa menelusuri sepanjang aliran Bengawan Solo bersama dengan muridnya. ...
Oleh : Imroatul Imaniah Mahasiswi UNISLA II Paciran Ada banyak hal yang terjadi dan tersimpan dari tanah kelahiranku sekaligus tempat tinggalku. Saya dengar dan dapati ketika mendengar cerita orang tua terdahulu yang hidup sebelumnya dengan segala bentuk cerita dan misteri yang tersimpan selama ini. Hidup memang penuh misteri di mana tidak akan pernah tahu bagaimana kehidupan ke depan akan terjadi, misteri bukanlah masalah untuk dipecahkan tapi kenyataan untuk dialami. Pernah ada seseorang yang berkata padaku bahwa dahulu ada sebuah “Makam Ndowo” yang konon sering dipuja-puja oleh masyarakat setempat yang telah lalu, dengan membentuk lingkaran seperti Wer. Wer-wer disini berada di tengah-tengah yang jauh dari perkampungan masyarakat, karena pada saat itu masih belum tersedia banyak rumah seperti sekarang ini, saat ini tempat itu dijadikan PKU (Pembina Kesejahteraan Umat). Dan itulah mengapa disebut Desa Weru. Desa Weru termasuk daerah pesisir ya...
Komentar
Posting Komentar